#DiaryPedagang - BERDAGANG SAMBIL BERDAKWAH


BERDAGANG SAMBIL BERDAKWAH

Setelah kemarin berhasil ngajak anak-anak warnet solat berjamaah di mesjid tepat waktu dengan ngasih bonus bagi siapa aja yang mau solat jamaah.

Sekarang coba hal baru lagi yang lebih keren dan asyik. Yaitu, memberi bonus cash PointBlank bagi yang hafal surah Yasin.

Rasanya seneng banget, anak-anak yang main warnet di Delapan Belas Net pun mulai pada semangat untuk mulai menghafal surah Yasin, dan kalo nanti sudah hafal akan setoran hafalan Surah ke OP warnet.

Hihi, lucu ya. Orang mah ke OP warnet itu setor duit buat bayar rental, lah ini malah setor hapalan.

*

Jika berdagang atau berbisnis adalah passion kita (passion: aktivitas yang kita cintai) maka lakukanlah apapun yang bisa membuat kita semakin betah dengan passion kita tersebut.

Salah satunya adalah dengan mencoba hal-hal baru yang lebih berbeda dari biasanya, atau lebih berbeda dari yang biasa kita lakukan atau kita pikirakan.

Jangan takut mencoba, apapun hal baru yang kita lakukan selagi itu baik dan tidak melanggar aturan agama dan negara. So, let's do it! Lakuin aja.

Kalo kata bapak gue mah, "lakuin apa aja yang lu suka, selagi itu baik"

Meskipun setiap hal baru yang beda itu bisa menuai cibiran, cemoohan, ataupun pujian yang bisa bikin kita lupa diri. Tapi jangan pernah sekalipun kita baper dengan apa yang mereka katakan.

Apalagi kalo dapet cibiran, jangan deh sampe baper.

Kalo kata bapaknya bapak gue yang bapak-bapak mah, "jangan haus pujian, nanti kalo kita sekalinya dicaci malah jadi kayak cacing kepanasan. Gak malu apa sama mantan?"

Selaw aja, nikmati hidup kita, nikmati perjuangan kita, nikmati proses yang kita lalui.
Yap, ketimbang ngeluh, mending khusnudzon dengan proses yang Allah kasih.

Pernah beberapa kali ada yang mencoba menasihati gue dengan kalimat seperti ini:
"Blih, ngapain sih lu so ustadz amat ngadain kek bonus main warnet buat yang solat jamaah segala?"

So, gue balas dengan kata-kata penuh cinta dan tatapan mesra "Dakwah itu artinya mengajak kepada kebaikan, dan tugas sesama muslim itu adalah berdakwah.

Dakwah itu bukan milik Ustadz doang, tapi milik semua orang, semua muslim.

Gue seneng dakwah, karena gue juga seneng didakwahi. Yap, siapa sih yang gak seneng ketika kita salah kita ada yang ngingetin?

Jangan menunggu baik untuk berdakwah, tapi berdakwahlah sambil memperbaiki diri. Jadikan dakwah kita itu sebagai salep reminder kita juga. Eh salah, self reminder kita juga.

Ibaratnya, kita gak perlu bikin bakso dengan bulat sempurna dulu untuk bisa jualan bakso. Kalo gitu, kapan jualannya? *hihi minjem pepatah Yusuf Saepudin owner siyusuf.com dan mentor di kelas Temu Digital.

Ingat bahwa Al-Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata :

"Wahai manusia, sesungguhnya aku tengah menasihati kalian, dan bukan berarti aku orang yang terbaik di antara kalian, bukan pula orang yang paling shalih di antara kalian.

Sungguh, akupun telah banyak melampaui batas terhadap diriku. Aku tidak sanggup mengekangnya dengan sempurna, tidak pula membawanya sesuai dengan kewajiban dalam menaati Rabb-nya.

Andaikata seorang muslim tidak memberi nasihat kepada saudaranya kecuali setelah dirinya menjadi orang yang sempurna, niscaya tidak akan ada para pemberi nasihat.

Akan menjadi sedikit jumlah orang yang mau memberi peringatan dan tidak akan ada orang-orang yang berdakwah di jalan Allah ‘Azza wa Jalla, tidak ada yang mengajak untuk taat kepada-Nya, tidak pula melarang dari memaksiati-Nya.

Namun dengan berkumpulnya ulama dan kaum mukminin, sebagian memperingatkan kepada sebagian yang lain, niscaya hati-hati orang-orang yang bertakwa akan hidup dan mendapat peringatan dari kelalaian serta aman dari lupa dan kekhilafan.

Maka terus meneruslah berada pada mejelis-mejelis dzikir (mejelis ilmu), semoga Allah ‘Azza wa Jalla mengampuni kalian. Bisa jadi ada satu kata yang terdengar dan kata itu merendahkan diri kita namun sangat bermanfaat bagi kita.

Bertaqwalah kalian semua kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan sebenar-benarnya taqwa dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan muslim."

*(Mawai’zh lil Imam Al-Hasan Al-Bashri, hal.185-187)

So, berdagang sambil berdakwah? Why not!
Sambil menyelam minum kopi.
Sambil ngopi, ditemenin istri. Ih, enak sekali. *kek yang udah nikah aja :v


Sebaik-baik manusia adalah manusia yang banyak manfaatnya.
Semoga bermanfaat share aa kali ini, love you.

0 komentar