@si.blih
Ilmu tinggi, kini hanya media untuk mengibuli. Berlapis-lapis buku, kini hanya menjadi pajangan lemari.
Tak perduli seberapa tinggi ilmumu, jika gunanya hanya untuk mengeksekusi tipu sana sini tanpa tahu malu.
Tak perduli seberapa banyak kau baca buku, jika mulut kau bungkam melulu.
Tak perduli seberapa banyak kau baca buku, jika mulut kau bungkam melulu.
Zaman dulu, sekomedi-komedinya Abu Nawas, dia tetap menggunakan ilmu tinggi untuk mendakwahkan islamnya setulus hati.
Zaman dulu, sepintar-pintarnya Sunan Kalijaga, dia tetap menggunakan kepandaiannya untuk mengatakan yang haq, bukan membisu lewat kayu wayang yang dia jadikan serdadu.
Tidak kah kau lelah, melihat yang terjadi dan kau hanya bisu sendiri.
Ingin perubahan, tapi tak mau beraksara menyampaikan kebenaran sejati.
Ingin perubahan, tapi tak mau beraksara menyampaikan kebenaran sejati.
Sampai kapan? Kau pendam ilmu dengan mulutmu yang bodoh tak mau bersuara menyampaikan kebenaran yang menggumpal di kerongkonganmu?
0 komentar