PEMBANTAIAN DI NEW ZEALAND



[ MALU ]

@si.blih

Aku malu, ketika melihat saudaraku syahid kala sembahyang Jumat. Sedang aku seringnya solat dengan telat. Malah kadang terlewat.

Aku malu, ketika peluru itu menembus tubuh menghilangkan nyawa, tapi mereka tersenyum di Surga sana, sedang aku sudah dinanti-nanti oleh Neraka.

Pembantaian ini membuat diriku teringat kembali kisah Abu Jahal saat mengatur siasat perang Badar untuk menghancurkan Islam. Ia berkeinginan memberikan pelajaran bagi umat Islam.

Akan tetapi, ia malah tertipu setan di hatinya bahwa ia akan mengalahkan Nabi dan para sahabatnya, dan hasilnya?

Ia malah mati konyol sebagai pecundang dengan gelar Firaun umat ini selamanya.

Untuk siapakah kemenangan ini? Untuk Nabi Allah dan Para syuhadaNya.

Aku yakin, dibalik teror yang mereka lakukan. Akan menjadi banyak Asbab hidayah untuk pembenci Islam yang lainnya.

Selayaknya siasat busuk Abu Jahal, yang malah membawa Cahaya Hidayah pada anaknya, Ikrimah bin Abu Jahal sang Singa Allah yang Syahid dengan 70 tusukan melawan Romawi dan membawa kemenangan untuk Islam.

Untukmu Ikrimah Hijrah masa kini, percayalah Allah sudah menantimu meskipun kebencian sering meradangmu.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdoa untuk Ikrimah, yang artinya:

“ Ya Allah ampunilah setiap permusuhan yang dilakukannya terhadapku, setiap jejak langkahnya yang ia inginkan untuk memadamkan cahaya-Mu. Ampunilah perkataan yang diucapkan guna merendahkan martabatku, baik ketika dia berada di hadapanku maupun tidak dihadapanku.”

Hidayah tidaklah ditunggu, mungkin ini saatnya untuk kamu menjemput dan merangkulnya menuju Istiqomah sampai Khusnul Khotimah menuju Jannah.

Mereka bangga, membunuh Muslim dengan kejinya. Sedang aku malu, melihat saudaraku Syahid sedang imanku sering sakit. Semoga kelak, aku dapat tersenyum seperti mereka menikmati indahnya Syahid.

0 komentar