[ SI BLIH - LA TAHZAN ] #LirikLaguRap

[ SI BLIH - LA TAHZAN ]
Kubukan Buya Hamka yang bisa
bersyair dakwah dengan indahnya
Bukan juga Opick yang bisa
mengingatkan mati dengan syahdunya
Bukan juga Aa Gym yang bisa
menyentuh kalbu dengan mutiara sajaknya
Apalagi Thufail Al Ghifari yang bisa
berjuang lewat rhyme and poetrynya
Aku hanyalah aku
Pujangga dungu yang ingin maju
Lewat diksi dari prosaku
Ingin menghempas peluru
Aku hanyalah aku
Penyair yang takan rapuh
Hanya karena batu
Yang menolak iman dengan ragu
Gagah layaknya Ali melawan ‘Amr bin Wud
Menebas leher yang menantang ingin duel maut
Tangguh seperti Slamet Riyadi yang rela mati muda
Tak gundah meski roboh oleh peluru yang menembus perut dan dada
Aku ingin maju sebagai penyair ulung
Yang berjuang tanpa rupiah yang kan aku hitung
Aku ingin maju sampai lelah berdarah
Menumpas mereka yang hidup sebagai sampah
Jangan kau pandang aku dengan rendah
Karena kalo aku sudah berorasi kau kan menelan ludah
Tertawalah dan merasa hebatlah
Karena hadirku disini kan buat kau terjajah
Sampai kapan kau akan terjebak hawa nafsu
Menggebu dan semangat ketika setan merayu
Ingatlah iblis itu musuh bukan kekasihmu
Jangan terbuai oleh bujuk yang penuh palsu
Insyaflah wahai manusia hidupmu sementara
Mungkin malam atau 1 jam lagi kau kan ke neraka
Maka sadarlah sebelum kau kan tersika
Tuhan sudah menunggu taubatmu dengan penuh cinta
Aku mengajakmu kepada hal yang baik
Maaf jika dirimu telah merasa terusik
Karena aku perduli padamu yang begitu asik
Berjuang untuk dunia dengan sangat heroik
Tapi lupa kepada yang maha baik
Yang telah mengatur hidupmu dengan sangat unik
Kuingin kau bersamaku sampai di surga
Tak perduli kau menolak yang penting kutelah menyampaikannya
Baru saja aku bertemu dengan seorang ibu
Yang telah ditinggalkan anaknya yang begitu lucu
Di umur belia yang penuh dengan euforia
Ternyata Izrail menjemput dengan sekejap mata
Insyaflah wahai manusia karena hidupmu fana
Kau sibuk mencari semua kesenangan dunia
Sedang kesenangan sejati ada di surga
Tak apa jika tak percaya yang penting jangan ke neraka
kawan ingat di alam kubur kau kan ditanya
tentang bagaimana hidup kau di dunia
bukan seberapa banyak harta, tahta, wanita
tapi apakah kau lalui semua dengan titahnya?
yuk kita kembali ke kehidupan nyata
kita sebagai hamba dan Allah Tuhannya
tak usah sedih lagi karena kau kan bahagia
La Tahzan, Innallaha Ma'ana
@si.blih
(lirik ini sebagai pengingat diri sendiri)

0 komentar